Arsip Tag: Sejarah islam

Manfaat Latihan 3 Olahraga Sunnah yang Dianjurkan Rasulullah SAW

Sebagaimana sunnah Rasulullah Saw bahwa anak dianjurkan untuk belajar berkuda, berenang, dan memanah. ”Ajarilah anak-anak kalian berkuda, berenang, dan memanah,” (HR Bukhari, Muslim). ”Lemparkanlah (panah) dan tunggangilah (kuda).”(HR Muslim)

Memanah

Memanah adalah salah satu olahraga yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Dari hadits tersebut, terlihat dengan jelas bahwa memanah memiliki kaitan yang sangat erat dengan peradaban Islam.

Sejarah Islam menyatakan, Allah SWT mengutus Malaikat Jibril untuk memberikan busur dan dua anak panah kepada Nabi Adam. Busur dan anak panah itu kemudian digunakan untuk membunuh seekor burung yang mencuri tanaman milik Adam.

Selain erat dengan peradaban Islam, memanah ternyata memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan, baik itu fisik maupun mental. Berikut sepuluh manfaat melakukan olahraga panahan;

1.Meningkatkan koordinasi tangan dan mata, 2.serta keseimbangan.
3.Meningkatkan fleksibilitas tangan dan jari.
4.Membangun kekuatan tubuh.
5.Meningkatkan kesabaran.

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: ‘hendaknya kalian latihan menembak karena itu permainan yang paling bagus bagi kalian.‘

Sabda Rasulullah SAW, “Kamu harus belajar memanah karena memanah itu termasuk sebaik-baik permainanmu.” (Riwayat Bazzar, dan Thabarani dengan sanad yang baik)

Selain itu, hikmah lain dari dianjurkannya kita belajar berkuda, berenang dan memanah adalah untuk mempersiapkan diri menghadapi perang akhir zaman yang kita tidak tahu apakah senjata api, tank, jet tempur maupun bom masih berfungsi atau tidak pada saat itu.

“Jika Perang Dunia Ketiga adalah berjuang dengan senjata nuklir, yang keempat akan diperjuangkan dengan busur dan anak panah.” – Louis Lord Mountbatten

Berenang

Saat berenang, mental, fisik, segala otot dan tulang rangka digerakkan untuk membuat satu gerakan yang terkoordinasi antara dua kaki dan dua tangan, selain merangsang stamina (sistem kardiovaskular). Karena itu berenang dikatakan sebagai hobi yang paling sempurna dan menyehatkan.

Berkuda

Bentuk lekuk tubuh belakang kuda (tempat yang diduduki), sangat baik untuk merawat segala masalah tulang belakang manusia. Saat pergerakan galloping yaitu saat kuda melompat dan berlari menyebabkan pergerakan vetebra tulang belakang kita yang bersentuhan antara satu sama lain dalam kondisi harmonis, dan merangsang saraf-saraf tulang belakang, seolah-olah diurut.

Sedangkan pakar kesehatan pun tidak mampu membuat seperti gerakan alami tulang-tulang veterbra saat orang menunggang kuda.

Seluruh anggota yaitu tulang rangka, otot, organ viseral – termasuk sistem pencernaan, sistem saraf, sistem voluntary maupun involuntary, organ ampas, bahkan gesekan ke organ vital akan terangsang secara optimal untuk menjadi semakin sehat.

Adapun dari aspek psikisnya, berkuda dapat membentuk karakter kepemimpinan, kepercayaan diri, jiwa pemberani, ketangkasan, pengendalian diri, dan menyayangi makhluk Allah lainnya yaitu kuda.

Sumber:sinar5fakta

Fakta: Ternyata Zombie adalah Pejuang Islam di Brazil, Ini Sejarah Lengkapnya

Selama ini Anda mengenal “Zombie” di film-film Hollywood atau permainan (games) baik di komputer atau smartphone yang diperkenalkan oleh dunia Barat sebagai mayat hidup menyeramkan yang tidak mempunyai hati atau pikiran serta bernafsu memakan manusia atau makhluk hidup bernyawa.

Bahkan, Zombie diibaratkan atau digambarkan sebagai makhluk jahat yang harus dibasmi atau dilawan. Kaum non Islam mengilustrasikan Zombie sebagai mayat hidup yang tidak memiliki kebaikan sedikit pun.

Namun demikian, Anda pasti terkejut, ternyata Zombie merupakan pejuang Islam di wilayah Amerika Selatan, tepatnya di Brazil.

Berikut, fakta sebenarnya, sejarah Zombie ‘Si Pahlawan Islam’ yang Aktual.co kutip dari tulisan Jihad al-Turbanli berjudul “Miatu min Udzoma’ Ummah al-Islam Ghoiru Majro at-Tarikh.”

Zombie merupakan komandan pasukan Islam yang gagah berani yang telah berjasa menyebarkan agama Islam di Negeri Samba. Bahkan, secara bertahap, Zombie bersama para Ulama setempat sukses mendirikan sebuah Daulah Islamiyah di Brazil.

Di abad ke-XVI, tepatnya sekitar tahun 1550 Masehi, Islam mulai masuk ke Brazil. Ketika itu, bangsa Portugis memasukkan budak-budak Afrika ke negara penghasil kopi tersebut sebagai tenaga pekerja di kebun tebu. Mayoritas budak-budak Afrika itu beragama Islam sehingga sejak saat itu banyak sekali Muslim dan Muslimah yang tinggal di Brazil.

Hari demi hari, jumlah Muslim di Brazil kian banyak. Selain para pendatang, penduduk asli juga mulai berbondong-bondong masuk Islam, menjadi seorang Mualaf. Status strata kaum Muslim pun semakin kuat, tak hanya berprofesi sebagai pekerja tebu.

Saat posisi Islam di Brazil menguat, Tentara Salib dan Pasukan Salibis membunuh para Ulama dan penyebar Islam serta menghancurkan budaya Islam di Brazil. Pasukan Salibis berusaha menghancurkan Islam hingga ke akar-akarnya. Dan mereka menganggap program mereka berhasil. Islam sudah musnah di Amerika Selatan.

Dalam kondisi mengkhawatirkan hancurnya peradaban Islam di Brazil pada 1643 silam, muncullah pejuang Islam. Dengan semangat menegakkan syariah Islam, Zombie mendeklarasikan berdirinya Negara Islam di Brazil setelah sebelumnya berdakwah serta syiar Islam ke berbagai pelosok wilayah Brazil.

Selain itu, Zombie juga mengajak para tokoh dan pimpinan di daerah terpencil untuk masuk Islam (Mualaf).

Tentara Salibis yang mengira Islam di Brazil telah musnah, sontak tersentak. Rupanya Islam belum mati di negara yang terkenal sepakbolanya tersebut. Zombie kembali menghidupkan serta melestarikan ajaran Rasulullah SAW di Bumi Brazil.

Oleh karena itu, pasukan Salibis bersama tentara Salib langsung menjadikan Zombie sebagai target pembunuhan. Mengetahui perkembangan yang luar biasa dari Islam, pihak Portugis melancarkan peperangan kepada negara kecil yang sedang berkembang di Benua Amerika itu.

Namun demikian- dengan kuasa kebesaran Allah SWT- Zombie bersama umat Islam Brazil pada peperangan pertama berhasil mengalahkan penjajah hingga berkembang luaslah wilayah mereka.

Bahkan, Zombie juga dapat menaklukkan 20 daerah di wilayah negara bagian Bahi di Brazil. Lalu, terus berlangsunglah negara Islam Brazil ini hingga kurang lebih 50 tahun lamanya.

Perjuangan Muslim kulit hitam melawan imperialis terus berlangsung hingga kekaisaran Portugis yang berada menancapkan pengaruhnya untuk memadamkan perkembangan Islam yang semakin membesar.

Maka kemudian dikirimlah Angkatan Laut Kekaisaran di Eropa untuk membantu Portugis dalam membumihanguskan benih-benih Revolusi Islam pada 1695 Masehi. Hingga, para pejuang Islam gugur satu persatu dan Imperialis semakin mengibarkan bendera kekuasaan mereka di tanah Brazil.

Dan rupanya, Zombie tidak hanya dimusuhi di kala itu. Namanya juga diputarbalikkan faktanya di abad modern ini.

Penjajah Barat mencoba menyebarkan wajah (image) Zombie karena kekhawatiran mereka akan munculnya sosok seperti Zombie di Benua Amerika Selatan.

Warga dunia dipaksa takut dengan penggambaran sosok Zombie yang ditampilkan oleh musuh-musuh Islam sebagai makhluk perusak, kurus dan buruk rupa.

Padahal, fakta sebenarnya kaum Imperialis ingin kembali menghancurkan sejarah bangkitnya Ke-Islaman yang telah tumbuh subur di dunia ini, sebagaimana mereka menghancurkan Islam di Brazil saat itu.

Sumber : Aktual.com